Skip to content

Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakuti

Bagikan ke medsos...facebook » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakutigoogle » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakutitwitter » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakutilinkedin » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakutipinterest » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakuti

Bukan gejala tapi komplikasi diabetes yang perlu ditakuti – selamat datang di Inforive .XYZ | Portal Berita Terkini yang menyajikan kabar teraktual dan terbaru yang dimuat pada sub topik pembahasan Nasional dan Internasional.

2017110920171109 112257 HDR » Bukan Gejala Tapi Komplikasi Diabetes Yang Perlu Ditakuti

Jakarta (ANTARA News) – Terkadang seseorang tak menyadari kalau dirinya menyandang diabetes karena gejala yang muncul bisa saja tak terasa.

Kadar gula yang tinggi bila tak mendapat penanganan bisa memunculkan gangguan di organ tubuh lain, atau komplikasi dan inilah yang mesti diwaspadai, kata Ketua Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, Dr. dr Imam Subekti, SpPD-KEMD.

“Apa yang ditakuti dari diabetes? Bukan gejala. Karena kadang tak terasa. Kalo sudah ada gejala, proses gula tinggi sudah lama. Tetapi komplikasinya yang ditakuti. Kalau sudah komplikasi tidak bisa mundur lagi,” ujar dia di Jakarta, Kamis.  

Sejumlah organ yang bisa terganggu antara lain jantung, mata, saraf, ginjal, tungkai. Oleh karenanya, penyandang diabetes tak semata mengalami gejala khas seperti sering haus, sering lapar, sering buang air kecil di malam hari dan berat badan turun tanpa diketahui sebabnya.

Baca juga  Bom Demonstrasi Di Kabul Tewaskan 61 Orang

Mereka juga mengalami gejala lain yang berhubungan dengan organ tubuh yang terganggu, misalnya mudah mengantuk, luka susah sembuh, gatal, kaki kesemutan, impotensi, keputihan, dan penglihatan buram.  

“Komplikasi, karena kena organ lain, sakit jantung, stroke, gagal ginjal, masalah di tungkai, gangguan di mata, depresi dan gangguan saraf,” kata Dr. Wismandari Wisnu, SpPD, dalam kesempatan yang sama.  

Oleh karena itu, deteksi dini diabetes bisa dilakukan dengan cara memeriksakan kadar gula darah rutin terutama untuk usia 40 tahun ke atas, agar tak memunculkan komplikasi.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Kabar terkini tentang Bukan gejala tapi komplikasi diabetes yang perlu ditakuti ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk memperoleh update terbaru terkait informasi Nasional dan Internasional.

Kabar Berita Terkait

Baca juga  Kapolda: Karyawan Boleh Berdemo Tapi Patuhi Aturan